Rabu, 29 Oktober 2014

Sebuah Kisah

  Saat itu kita adalah remaja belasan tahun yang masih malu malu,hmm sekarang juga masih belasan sih tapi bedanya kita sudah mengetahui apa itu cinta?
Cinta itu kata pertama yang terbesit dipikiranku saat pertama melihatmu iyaa melihatmu waktu di sana..di mesjid sekolah.
 
   Aku tidak akan pernah lupa, menurutku itu hari yang sangat menyenangkan karena aku bisa melihat bidadari secara langsung itu sangat menakjubkan buat aku. Kenapa aku bilang bidadari mungkin aku terlalu berlebihan tapi emang betul dia adalah bidadari bidadari yang bisa mencuri hatiku,dia telah mencuri hatiku dengan senyumannya dia jahat karena mencuri semua isi pikiranku saat itu dengan kecantikan wajahnya.

  Awal pertemuan aku dengan dia adalah di mesjid sekolah,sebelumnya aku belum pernah melihat dia sama sekali tidak,itu yang pertama dan yang pertama pula membuat jantungku berdebar tak berdaya. Tuhaan aku jatuh cinta dia dengannya apa aku boleh berkenalan dengan salah satu bidadarimu? aku ingin bersamanya.

  Semua terasa indah semenjak saat itu,aku lebih senang memperhatikannya di sekolah sama halnya aku sengan mengerjakan soal buatan bu Hari, tapi sayang dia terlihat tidak menyukai aku mungkin saat itu dia sedang menyukai orang lain yang jelas jelas lebih baik dibanding aku, da aku apa atuh segini juga uyuhan.. Ternyata benar dia menyukai seseorang yang bukan aku dia menyukai orang lain. Tapii tenang saja aku akan berusaha buat dia menyukai aku.

  Di mulai dari aku meminta nomor ponselnya, seperti pada umumnya aku sms dia dengan cara anak remaja saat itu,aku sangat berhati hati dengan tulisan sms yang aku kirim ke dia, dia membalasnya syukurlah.. aka senang. Aku selalu sms dia dengan kata2 cinta misalnya "cinta itu seperti..." aku ingat itu jadwal sms aku hanya malam sabtu sama malam minggu, aku sangat menunggu hari tersebut. Kadang kita menghabiskan waktu bersama hingga larut malam. Semacam luapan rasa rindu setelah hari senin,selasa,rabu,kamis tidak pernah sms haha itu sangat lucu.

  Kita sudah bertukar banyak cerita di sms itu dan sampai akhirnya hati ini meyakinkan aku bahwa aku harus mendapatkan hatinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar